{"id":1021,"date":"2020-03-25T12:39:37","date_gmt":"2020-03-25T12:39:37","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/catatanmurid\/?p=1021"},"modified":"2024-03-11T09:35:45","modified_gmt":"2024-03-11T02:35:45","slug":"jangan-menyerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1021","title":{"rendered":"Jangan Menyerah!"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Kisah Para Rasul 18:1-22<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Paulus tinggal di Korintus cukup lama: 1,5 tahun. Karena Tuhan menyatakan Diri-Nya kepada Paulus melalui penglihatan: &#8220;Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorangpun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini.&#8221; (ayat 9,10).<\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<p>Agaknya tantangan di Korintus itu sangat berat bagi Paulus, sehingga mungkin membuatnya berpikir untuk pindah ke kota lain. Paulus sendiri menuliskan kegentarannya untuk memberitakan Injil di Korintus: &#8220;Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar.&#8221; (1 Korintus 2:3). Kondisinya mungkin sangat berat, sehingga tidak bisa mengandalkan kata-kata hikmat yang indah dan meyakinkan, tetapi hanya dengan keyakinan kepada kekuatan Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan putus asa. Ketika kondisi sulit dan begitu berat, jangan menyerah. Datanglah kepada Tuhan untuk meminta peneguhan dari-Nya. Kalau Tuhan memang menghendaki terus bekerja, percayalah kepada-Nya. Kesulitan dan situasi yang sangat berat akan membuatmu tidak lagi bisa mengandalkan kekuatan manusia, tetapi hanya bisa mengandalkan dan bergantung kepada kekuatan Tuhan.<\/p>\n<p>Views: 98<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kisah Para Rasul 18:1-22 Paulus tinggal di Korintus cukup lama: 1,5 tahun. Karena Tuhan menyatakan Diri-Nya kepada Paulus melalui penglihatan: &#8220;Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorangpun yang akan menjamah dan &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1021\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22,40,9],"tags":[],"class_list":["post-1021","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kisah-para-rasul","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1021","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1021"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1021\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2572,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1021\/revisions\/2572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1021"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1021"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1021"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}